Kenaikan Harga Telur Tidak Wajar, Ini Kata Anggota Komisi IV DPR RI

Goodbuzz.net – Dikala semua harga kebutuhan pokok mulai stabil kini harga telur malah mengalami kenaikan yang sangat tinggi. Kenaikan yang terbilang tidak wajar ini membuat Anggota Komisi IV DPR RI, Kasriyah buka suara.

Menurutnya, kenaikan ini tidak perlu terjadi jika Kementerian Perdagangan dan Kementerian Pertanian bisa berkerjasama dalam memperbaiki sistem dan distribusi hasil peternakan.

“Tidak bisa peternakan hanya diserahkan kepada masyarakat. Kementerian terkait harus bisa menyiapkan semua hal, mulai dari pasokan pakan, cara ternak yang efektif, hingga distribusi hasil. Sehingga peternak bisa menghasilkan produk yang bagus dan berkelanjutan, sementara konsumen bisa mendapatkan kepastian stok dan harga yang normal,” tegas Kasriyah.

Dikatakan Kasriyah memang kenaikan harga telur tersebut merupakan salah satu tanggung jawab dari kedua kementerian tersebut dan bukan hanya tanggung jawab masyarakat semata.

Ketidakwajaran ini diakui Kasriyah karena dimana harga kebutuhan pokok seperti tekur biasanya akan mengalami kenaikan ketika menjelang hari besar seperti
lebaran atau tahun baru. Sementara sekarang lebaran Idul Fitri sudah berlalu dan Idul Adha pun masih lama.

“Kalau pun mendekati Idul Adha, seharusnya telur juga tidak naik setinggi sekarang di mana di tingkat masyarakat sudah dijual di atas Rp 30 ribu, karena telur bukan kebutuhan utama di hari raya kurban,” jelas Kasriyah.

Selanjutnya, legislator asal Kalimantan Timur ini menambahkan Indonesia seharusnya tidak memiliki masalah stok pangan. Sebab selain negara agraris, Indonesia juga memiliki lahan luas yang bisa dimanfaatkan untuk menghasilkan berbagai kebutuhan pokok.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *