Dua Wilayah Jawa Tengah Berpotensi Kemacetan Parah di Mudik 2018

Goodbuzz.net – Menjelang mudik lebaran 2018 yang semakin dekat waktunya banyak pihak-pihak terkait mulai meninjau dan memprediksi jalanya mudik tahun ini, salah satunya dilakukan oleh Anggota Komisi VI DPR RI, Juliari Batubara.

Juliari ingin pemerintah lebih perhatian dengan dua titik di wilayah Jawa Tengah yang dapat menimbulkan kemacetan parah, dua titik tersebut adalah exit toll Krapyak di Kota Semarang, dan exit toll Salatiga.

“Krapyak itu perlu diantisipasi karena ada tambahan jalur baru dari Batang. Itu pasti akan terjadi bottleneck di sana jadi perlu rekayasa. Lalu keluar Salatiga itu jalannya kecil sekali,” tutur Juliari.

Dia menuturkan, pemerintah harus sejak dini mengantisipasi potensi titik kemacetan baik di jalan tol yang sudah operasional maupun masih fungsional. Selain itu, pemerintah harus tetap memperhatikan potensi kemacetan di jalan nasional pantai utara (pantura) Jawa.

“Antisipasi harus dari sekarang, nanti pasti akan jadi titik kemacetan. Krapyak pasti lebih macet, lalu keluar Salatiga karena jalannya kecil,” lanjutnya.

Sebelum ini, Polda Jawa Tengah telah mengambil tindakan untuk menjaga keamanan mudik 2018. Tindakan tersebut adalah dengan menugaskan satu mobil patroli di tiap 5 kilometer di ruas jalan tol fungsional yang akan dibuka untuk arus mudik tahun ini.

“Tiap 5 kilometer ada mobil patroli gabungan dari brimob dan lalu lintas, termasuk penerangan akan digelar di situ,” tutur Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Condro Kirono, Sabtu (26/5/2018).

Dijelaskan Condro, mobil patroli di tiap 5 kilometer di ruas tol fungsional dari Pemalang hingga Semarang merupakan bentuk dukungan kepolisian untuk pengamanan mudik. Mobil patroli merupakan kendaraan dinas dari polres setempat.

“Jadi nanti pakai moblitasi dari polres masuk di situ, lalu rest area juga ada. Antar rest area juga nanti dibantu lampu sar milik polri,” jelasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *