Melawan Saat Akan Ditangkap, Polisi Tembak Mati Begal

Goodbuzz.net – Tindak kriminal begal mulai berulah lagi, kini satu pelaku yang diperkirakan sebagai langganan kriminal terpaksa harus ditembak mati oleh petugas polisi setalah kedapatan membegak dan melakukan perlawanan.

“Pelaku ini pemain tunggal dan residivis untuk kasus serupa, saat akan ditangkap pelaku malah melawan dengan menembak tim tekab (tim pemburu begal). Terpaksa kita ambil tindakan tegas dengan melumpuhkan pelaku,” jelas Wakapolresta Palembang, AKBP Prastyo di RS Bhayangkara Palembang.

Menurut AKBP Prastyo, identitas dari begal tersebut adalah Hendra (31) warga Kelurahan 3 Ilir, Kecamatan Ilir Timur II. Prastyo juga menceritakan kronologi penembakan Hendra tersebut, Hendra yang melakukan aksinya di Kecamatan Gandus Kota Palembang, sekitar Pukul 15.30 WIB ternyata sudah diketahui oleh pihak kepolisian, saat akan dibekuk polisi, ternyata Hendra lebih dulu mengetahui kedatangan polisi.

Lebih lanjut, setelah mengetahui kedatangan polisi hendra langsung kabur, karena tidak inginj melepaskan Hendra begitu saja pihak kepolisain pun mengejarnya dan buntutnya terjadilah baku tembak yang mengakibatkan Hendra tewas.

“Kasusnya ini sudah banyak, mulai dari kasus pmcurat (begal), penyiraman air keras dan terakhir itu mencopet di dalam angkot dengan mengancam korban pakai senjata tajam. Memang tidak segan-segan pelaku ini untuk melukai korban saat beraksi,” kata Prastyo.

Mengetahui kotanya masih menjadi ancaman tindak kriminal begal, Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Yon Edi Winara menegaskan jika pihaknya akan melakukan langkah tegas untuk mengatasi para pelaku.

“Tidak hanya satu pelaku ini saja, tetapi pelaku lain juga akan kita ambil tindakan tegas jika tetap beraksi di wilayah hukum kota Pelembang. Tindakan ini sebagai peringatan keras untuk pelaku lain,” tegas Yon Edi.

Dari tangan Hendra polisi mengamankan beberapa barang bukti seperti sepucuk senjata api rakitan jenis revolver, 2 butir peluru aktif dan sebuah selongsong yang bekas ditembakkan ke polisi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *