Wakil Bupati Gorontalo Dimakzulkan Mahkamah Agung

 

 

Goodbuzz.net – Wakil Bupati Gorontalo Fadli Hasan dilengserkan Mahkamah Agung (MA) sebab diduga melakukan tindak pidana korupsi. Disamping itu, Fadli juga tengah dirundung gugatan ayahnya sendiri, Zainudin Hasan, sebesar Rp 13,6 miliar.

Untuk mengomentari keputusan MA tersebut, Ketua DPRD Gorontalo Sahmid Hemu mengatakan pihaknya masih menunggu proses pemeriksaan selanjutnya.

“Kami masih menunggu keputusan Mendagri,” ungkap Sahmid.

Berdasarkan peraturan, sesudah MA memutuskan pemakzulan, kekuasaan pemberhentian ada pada Mendagri yakni dengan pembuatan SK pemberhentian. Seperti yang diketahui, pemakzulan tersebut diinisiasi DPRD Kabupaten Gorontalo melalui rapat paripurna pada tanggal 22 September 2017.

Fadli menilai melanggar sumpah jabatan dengan mengintervensi tugas kelompok kerja dan meminta bayaran 30 persen kepada PT Asana Citra Yasa pada proyek tata ruang wilayah tahun 2017.

Setelah itu, hasil rapat paripurna yang dilayangkan ke Mahkama Agung untuk dinilai secara hukum dan dikabulkan oleh Mahkamah Agung. Menjabat sebagai ketua majelis, hakim agung Supandi, dengan anggota Yosran dan Hary Djatmiko.

Mahkamah Agung melengserkan Fadli tidak menaati panggilan Panitia Hak Angket yang dibuat DPRD Kabupaten Gorontalo tiga kali berkali-kali. Tidak hanya itu, Fadli diduga melakukan tindak pidaa korupsi, mengingkari sumpah/jabatan serta melakukan perbuatan yang tidak baik.

“Termohon mengakui perbuatannya di hadapan bupati. Pendapat hak angket dikuatkan oleh ahli Mahfud MD,” ungkap MA.

Tidak hanya dimakzulkan, Fadli sekarang tengah mengalami penggugatan oleh ayahnya senilai Rp 13,6 miliar. Fadli sebelumnya meminjam uag terhadap ayahnya untuk kampanye Pilkada Serentak 2015, dan kasus dugaan tersebut masih berjalan di Pengadilan Negeri Gorontalo.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *