Keganasan Obat PCC Menyerang Bocah 9 Tahun Di Kendari

 

 

Goodbuzz.net – Bocah berinisial AD yang masih duduk di bangku sekolah dasar (SD) di salah satu sekolah di Kecamatan Kendari Barat menjadi salah satu korban ganasnya obat PCC di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara. Bocah berumur 9 tahun tersebut sekarang ini masih menjalani pengobatan dan perawatan intensif di UGD RSJ Kota Kendari.

Ibu AD, Cici (28) mengungkapkan bahwa anaknya itu menunjukkan gejala awal pada Rabu, 13 September 2017. Melihat keanehan dari putranya itu kemudian Cici membawa putranya ke RSJ Kota Kendari pada hari berikutnya.

“Saya tidak tahu apa yang sudah dia makan atau minum, yang jelas waktu hari Rabu malam anak saya tiba-tiba demam, panasnya tinggi, dan seperti lumpuh. Besoknya baru saya bawa ke rumah sakit,” ungkap Cici.

Cici juga mengungkapkan anaknya tidak hanya mengalami demam tinggi tetapi terkadang juga berbicara sendiri serta bergerak lebih aktif tidak seperti biasanya. Tetapi, yang membuatnya lebih khawatir karena anaknya tidak mau makan apapun.

“Lain-lain, karena dia bicara sendiri dan lincah sekali. Parahnya, dia tidak mau makan dari hari Rabu, hari ini baru bisa makan,” ungkapnya.

Cici juga mengatakan pihak rumah sakit telah memberi suntikan obat penenang kepada putranya karena AD meronta-ronta ketika sampai di rumah sakit.

“Sudah membaik sekarang, karena diberi suntik penenang,” tambahnya.

Jumlah korban obat PCC di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara semakin bertambah, dan pihak Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sulawesi Tenggara mengatakan sekarang ini total jumlah korban sudah mencapai 68 orang.

Sebagai informasi, sejumlah korban obat PCC sekarang ini sudah dipulangkan ke kediaman masing-masing karena beragam alasan. Antara lain karena kondisi korban yang sudah membaik dan ada pula yang pihak keluarganya meminta untuk segera dipulangkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *